Akuntansi Keuangan dan Akuntan Biaya

By | August 19, 2007

Akuntansi Keuangan dan Akuntan Biaya dari sisi praktikal. Kebetulan
saya seorang praktisi Cost Accounting, dan juga pernah membawahi
bagian general accounting & budgeting.

1. dalam Akuntansi, Laporan Keuangan yang pokok itu terdiri atas :
Neraca (balansheet), Laporan Rugi/laba (P & L), dan Laporan Arus Kas (cash
flows). Nah dalam laporan Rugi/laba tercantum item-item sbb berikut
(sebagaimana tercantum dalam SAK/sistem akuntansi keuangan yang diterbitkan oleh
Ikatan Akuntan Indonesia-IAI) :

Revenue/Sales (pejualan usaha pokok perusahaan)    1,000,000.00
Cost of Goods Sold (COGS-harga pokok penjualan)    810,000.00
Beginning Balance 500,000.00
Cost of Goods Manufacture (COGM) 610,000.00
Direct Material    200,000.00
Direct Labor 100,000.00
Factory Overhead  110,000.00
Utility electric 100,000.00
Utility water 10,000.00
Repari/Maintenance 10,000.00
Depreciation    20,000.00
Indirect Labor    50,000.00
dll    10,000.00
Ending Balance    300,000.00
Gross Profit    190,000.00
Operting Expense 90,000.00
Salaries – HRGA, Fin/Acct, dll.    50,000.00
Others Income (Gain/loss bukan usaha pokok) 40,000.00
Net Profit 90,000.00

Jika dilihat dari report di atas, (dari COGS s/d Gross Profit),
yang merupakan nilai penghitungan cost per product, maka bagian
inilah yang menjadi wilayah akuntansi biaya. sedangkan lainnya
merupakan wilayah akuntansi keuangan. Nilai COGS dan Gross profit
(yang terdiri atas biaya tetap dan variable) yang merupakan wilayah
akuntansi biaya akan menjadi acuan bagi manajemen untuk pengambilan
keputusan, apakah akan meningkatkan qty produksi (dengan efisiensi
atau investasi baru), membeli atau memproduksi sendiri, mengurangi
produksi (mungkin karena over stock), dan lain sebagainya.
Sedangkan nilai Net profit akan dicantumkan dalam Neraca sebagai
bagian penambah modal/equity (laba ditahan/retained earning), dan
menjadi informasi bagi pemegang saham, kantor pajak (PPH badan),
calon investor, dan lain-lain. Ini adalah bagian dari akuntansi
keuangan. Sementara itu laporan arus kas untuk mengetahui seberapa
besar uang cash yang beredar di perusahaan baik itu dari penerimaan
pembayaran dari customer, bunga, pembayaran kepada supplier,
financing, dan lain-lain. (ini juga biasanya
menjadi bagian akuntansi keuangan). jadi dari sini dapat dinilai
tingkatlikuiditas perusahaan.
Jadi akuntansi keuangan berkaitan dengan pelaporan keuangan,
sedangkan akuntansi biaya berkaitan dengan penghitungan harga pokok
produksi/penjualan untuk penilaian laba kotor dan sebagai alat bagi
manajemen untuk pengambilan keputusan berikutnya.

salam hangat dari seorang sahabat,
Agus Hendri – Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published.