Monthly Archives: January 2008

Formulir Pendaftaran Pelatihan SAP LO100 PM

Silahkan lengkapi form isian dibawah untuk mendaftar Pelatihan SAP LO100
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Name :
Job
Position :
Company :
Line of Business :
Address :
Email :
Phone
:
Sewa Server: Yes / No
Transfer Date :
Jumlah uang yang
ditransfer:
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Pembayaran
bisa melalui Paypal (+ 3% fee)
Paypal: komtek@komputer-teknologi.net
atau
bisa
ditransfer ke Rekening
Bank BCA, KPC Maranatha
Bandung,
a/n Moh.
Syarwani,
Acc. no. 2821204145.

Form isian dan bukti transfer kirim ke
cimahi99@yahoo.com

MSY

Formulir Pendaftaran Pelatihan SAP LO100 PM

Silahkan lengkapi form isian dibawah untuk mendaftar Pelatihan SAP LO100
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Name :
Job
Position :
Company :
Line of Business :
Address :
Email :
Phone
:
Sewa Server: Yes / No
Transfer Date :
Jumlah uang yang
ditransfer:
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Pembayaran
bisa melalui Paypal (+ 3% fee)
Paypal: komtek@komputer-teknologi.net
atau
bisa
ditransfer ke Rekening
Bank BCA, KPC Maranatha
Bandung,
a/n Moh.
Syarwani,
Acc. no. 2821204145.

Form isian dan bukti transfer kirim ke
cimahi99@yahoo.com

MSY

SAP Plant Maintenance Module?

Bagi yang baru ‘terjun’ di dunia SAP, mungkin agak mengernyitkan dahi
bila mendengar Plant Maintenance module di SAP, Ya benar, SAP PM tidak
se tenar FICO ataupun MM apalagi CRM, sehingga kenyataannya saat ini
SAP PM consultant relative sedikit dibanding consultant untuk module2
lain. Pada saat awal berkarir di dunia SAP saya langsung terjun
sebagai PM consultant, waktu itu implementasi SAP di satu pabrik baja
di Banten menggunakan SAP R/2. Saya merasakan betapa rumitnya proses
maintenance (perawatan) dalam industri. Ada pengalaman tersendiri
bekerja dengan para engineer, system analyst dan para maintenance
manager.
Karena background saya dari engineering (teknik elektro), jadi agak
membantu juga masalah-masalah teknis.
Mulai penghujung 90 an, demand dari PM consultant meningkat akan
tetapi resource nya masih kurang, maka sesuai hukum ekonomi, maka
‘rate’ dari SAP PM consultant tinggi sekali, saya sendiri sekaligus
dapet 2 tawaran yang bersamaan satu di SAP Sydney satunya di KPMG New
York, sulit pada saat itu menentukan pilihan.
PM adalah bagian dari proses logistik di SAP dan dalam prosesnya erat
hubungannya dengan proses MM (Material Management), belajar PM maka
otomatis belajar 40% MM termasuk Inventory. Selain itu PM juga
berhubungan dengan HR, SD, FICO, QM dan PS (Project) mungkin
masing-masing sekitar 20%, seorang PM Consultant sejati maka akan
menguasai paling tidak 20 – 40% pengetahuan di module2 tsb, sehingga
kalau kita mau jump jadi consultant utk module lain, tidak lah sukar.
Dalam perkembangan SAP terakhirnya PM Module adalah bagian dari
PLM/ALM (Product Lifecycle Management / Asset Lifecycle Management)
yang saat ini demand nya cukup tinggi di USA. Contoh client yang
menggunakan PM secara besar-besaran adalah: US Navy (NAVSEA command),
US Army logistics, American Airlines. Di Indonesia setau saya (koreksi
kalau salah), Krakatau Steel, Amoco Mitsui, Garuda Indonesia,
(silahkan ditambah).
Siapa yg pas untuk jadi PM Consultant, menurut saya anda yang berlatar
belakang engineering misalnya jurusan Teknik Industri, Mesin, Elektro,
teknik Kimia, dll. Karena dalam prosesnya anda akan berhadapan dengan
istilah-istilah engineering seperti MTBR (mean time between repair),
MTTR, dll.
Training LO100 yang diselenggarakan oleh Komtek, didesain untuk
belajar dari awal proses maintenance dalam Industri modern, lanjutan
training ini didesain untuk menjadi ‘master’ dibidang maintenance
management khusus menggunakan SAP ERP. Jika anda berlatar belakang
engineering atau mahasiswa jurusan engineering, jangan sia-siakan
kesempatan ini. Selain itu anda mendapatkan full akses ke SAP IDES
system.

Salam,
kang yayan – SAP PM Senior Consultant.

———————————————————-
Pusat Studi ERP Indonesia
http://www.ERPweaver.com
http://belajar-abap.blogspot.com

SAP Plant Maintenance Module?

Bagi yang baru ‘terjun’ di dunia SAP, mungkin agak mengernyitkan dahi
bila mendengar Plant Maintenance module di SAP, Ya benar, SAP PM tidak
se tenar FICO ataupun MM apalagi CRM, sehingga kenyataannya saat ini
SAP PM consultant relative sedikit dibanding consultant untuk module2
lain. Pada saat awal berkarir di dunia SAP saya langsung terjun
sebagai PM consultant, waktu itu implementasi SAP di satu pabrik baja
di Banten menggunakan SAP R/2. Saya merasakan betapa rumitnya proses
maintenance (perawatan) dalam industri. Ada pengalaman tersendiri
bekerja dengan para engineer, system analyst dan para maintenance
manager.
Karena background saya dari engineering (teknik elektro), jadi agak
membantu juga masalah-masalah teknis.
Mulai penghujung 90 an, demand dari PM consultant meningkat akan
tetapi resource nya masih kurang, maka sesuai hukum ekonomi, maka
‘rate’ dari SAP PM consultant tinggi sekali, saya sendiri sekaligus
dapet 2 tawaran yang bersamaan satu di SAP Sydney satunya di KPMG New
York, sulit pada saat itu menentukan pilihan.
PM adalah bagian dari proses logistik di SAP dan dalam prosesnya erat
hubungannya dengan proses MM (Material Management), belajar PM maka
otomatis belajar 40% MM termasuk Inventory. Selain itu PM juga
berhubungan dengan HR, SD, FICO, QM dan PS (Project) mungkin
masing-masing sekitar 20%, seorang PM Consultant sejati maka akan
menguasai paling tidak 20 – 40% pengetahuan di module2 tsb, sehingga
kalau kita mau jump jadi consultant utk module lain, tidak lah sukar.
Dalam perkembangan SAP terakhirnya PM Module adalah bagian dari
PLM/ALM (Product Lifecycle Management / Asset Lifecycle Management)
yang saat ini demand nya cukup tinggi di USA. Contoh client yang
menggunakan PM secara besar-besaran adalah: US Navy (NAVSEA command),
US Army logistics, American Airlines. Di Indonesia setau saya (koreksi
kalau salah), Krakatau Steel, Amoco Mitsui, Garuda Indonesia,
(silahkan ditambah).
Siapa yg pas untuk jadi PM Consultant, menurut saya anda yang berlatar
belakang engineering misalnya jurusan Teknik Industri, Mesin, Elektro,
teknik Kimia, dll. Karena dalam prosesnya anda akan berhadapan dengan
istilah-istilah engineering seperti MTBR (mean time between repair),
MTTR, dll.
Training LO100 yang diselenggarakan oleh Komtek, didesain untuk
belajar dari awal proses maintenance dalam Industri modern, lanjutan
training ini didesain untuk menjadi ‘master’ dibidang maintenance
management khusus menggunakan SAP ERP. Jika anda berlatar belakang
engineering atau mahasiswa jurusan engineering, jangan sia-siakan
kesempatan ini. Selain itu anda mendapatkan full akses ke SAP IDES
system.

Salam,
kang yayan – SAP PM Senior Consultant.

———————————————————-
Pusat Studi ERP Indonesia
http://www.ERPweaver.com
http://belajar-abap.blogspot.com