Monthly Archives: December 2010

SAP .NET Connector Cara mudah berintegrasi dengan SAP R/3 System

SAP .NET Connector Cara mudah berintegrasi dengan SAP R/3 System

Bicara Aplikasi yang termasuk ERP tentunya setiap orang akan terpikir sebuah aplikasi yang boleh dibilang paling popular untuk level aplikasi ERP saat ini yaitu SAP.  SAP banyak digunakan di perusahaan perusahaan yang cukup mapan dalam hal bisnis prosesnya. Sehingga ketika kita mengimplementasikan SAP maka semua bisnis proses akan tehubung dengan baik dari mulai Sales and distribution, Production and Planning, Material Management, Finance and Accounting, Human resource dan lain sebagainya.

Namun pada prakteknya meski semua kebutuhan bisnis standar telah terakomodasi tetap saja untuk scenario bisnis tertentu SAP tidak dapat memenuhi kebutuhan dari USER sehingga dari sisi user dianggap perlu untuk melakukan interfacing dengan system SAP ini.

Sebagai contoh alasan kenapa dipandang perlu melakukan interface ini adalah adanya scenario bisnis dari user dimana data yang digunakan untuk mensuplay data didapat dari cabang yang tidak menggunakan SAP sehingga ada kesulitan dalam mekanisme Data entry dan uploadnya. Atau pengguna data dari SAP sendiri, seperti principal mereka menuntut laporan distribusi barang mereka secara online sedangkan mereka tidak menggunakan SAP, sehingga user perlu mengakomodasi mekanisme reportingnya.

Teknologi .NET

.NET sendiri merupakan platform teknologi termutakhir yang dikembangkan oleh Microsoft. Dengan .NET ini memungkinkan kita membuat aplikasi yang bisa dijalankan pada berbagai macam perangkat (device) seperti windows form (desktop), Web application, Mobile Application, Smart Client Application dan lainnya. Dengan .NET memungkinkan kita bisa membangun aplikasi dengan waktu pengerjaan yang sangat cepat dengan didukung oleh kemampuannya untuk dapat memprogram dengan berbagai bahasa pemrograman seperti VB .NET, C#, C++, J# dan lainnya. Sehingga proses adaptasi bagi developer sendiri akan sangat cepat.

Microsoft dan SAP melihat adanya peluang untuk memanfaatkan teknologi mutahir ini untuk dapat melakukan kolaborasi. .NET sebagai platform dari Microsoft dikembangkan bersama dengan SAP untuk dapat mempermudah proses kolaborasi ini sehingga user akan dengan mudah menciptakan aplikasi untuk kebutuhan bisnisnya dengan tetap menggunakan SAP sebagai back-end dari core aplikasinya.

Bagi SAP sendiri Microsoft merupakan partner yang potensial dimana microsft memiliki 95% partner dengan sedikit competitor. Selain itu hampir diatas 60% Server SAP yang digunakan oleh user dijalankan di atas Microsoft Windows operating system(berdasarkan data yang didapat dari SAP tech-ed 2004), sehingga cukup beralasan SAP menggandeng Microsoft untuk mengembangkan teknologi integrasi ini.

SAP .NET Connector

SAP .NET Connector dikembangkan oleh Microsoft-SAP team dimana dengan menggunakan Tools ini memungkinkan user diberi kemudahan untuk berintegrasi dengan SAP dengan memanfaatkan kelebihan yang dimiliki oleh .NET dan Visual Studio .NET IDE.

Meski banyak sekali teknologi yang bisa dipakai untuk berintegrasi dengan SAP, namun hampir semua teknologi (Java, C++, OLE) memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi khususnya dalam membuat code untuk berintegrasi dengan SAP. Sehingga untuk melakukan integrasi dengan SAP memerlukan pemahaman khusus tentang object yang digunakan.

SAP .NET Connector atau dikenal juga NCo memiliki kelebihan dibanding teknologi yang lain. Selain karena dijalankan diatas IDE dari visual studio .NET, SAP .NET Connector dilengkapi dengan proxy generator wizard yang memudahkan user untuk memilih function atau procedure apa yang hendak dibuat menjadi proxy object dari SAP RFC (remote function call) maupun BAPI (Business Application Programming Interface).

SAP .NET Connector berkomunikasi dengan mySAP technology menggunakan  RFC dan SOP layer dari SAP sehingga memungkinkan NCo dapat melakukan komunikasi dengan SAP secara realtime. Selain itu dengan menggunakan Soap sebagai protocol memungkinkan NCo dapat berkomunikasi  menggunakan Web service.

NCo Skema integrasi dengan SAP

Membuat SAP .NET Connector Object

Untuk membuat SAP Proxy object dengan SAP .NET Connector dapat dilakukan dengan cara :

-          Pertama tama kita harus menginstall SAP .NET Connector Component yang merupakan komponen add on dari visual studio .NET

-          Kemudian kita bisa membuat SAP proxy object dengan membuat project baru dengan project type C# dan project template SAP .NET Connector.

SAP .NET Connector Project Template

-          Setelah memberi nama dan lokasi dari SAP .NET Connector Proxy Object yang akan di genereate maka akan keluar wizard untuk mengenerate RFC atau BAPI mana saja yang akan kita bungkus menjadi object.

-          Pada wizard ini kita diminta untuk memilih Generater Dari mana SAP proxy object kita. Kita bisa pilih SAP Server kemudian kita tekan tombol Next.

SAP .NET Connector Wizard

-          Setelah kita tekan tombol next maka kita akan diminta untuk menentukan koneksi ke SAP system kita, kita bisa pilih system dari SAP kita kemudian nama server atau IP dari SAP server kita, kemudian Client ID dari SAP kita serta user ID dan Password. Kemudian kita tekan tombol next.

Memilih Logon Information untuk koneksi ke SAP Server

-          Setelah divalidasi koneksi yang kita isi sesuai dengan alamat dan otorisasi dari SAP Server kita maka kita bisa memilih fungsi dari SAP mana yang akan kita bungkin menjadi proxy object. Fungsi ini bisasaya berupa RFC atau BAPI dari SAP server yang kita maksud. Pada contoh ini kita pilih RFC_Customer_Get dan RFC_Customer_Update. Kemudian kita tekan tombol next

Menentukan RFC dan BAPI yang akan di generate menjadi proxy object

-          Setelah kita tekan tombol next maka akan tampil progress bar yang menunjukkan bahwa RFC atau BAPI yang kita maksud sedang di proses dan degenerate menjadi proxy object di .NET

-          Setelah proses generate dari proxy object ini selesai maka dari solution explorer di visual studio .net akan tampak file WSDL dari proxy object yang kita generate beserta nama function SAP dan object SAP yang digunakan sebagai parameter.

-          Object SAP yang merupakan parameter object akan dibungkus menjadi Class seperti pada gambar : fungsi SAP RFC_Customer_Get memiliki parameter table berupa object SAP BRFCKNA1. BRFCKNA1 sendiri dibungkus menjadi sebuah object yang disimpan di BRFCKNA1.cs.

-          Sedangkan BRFCKNA1Table object merupakan object collection dari BRFCKNA1.

-          Sampai disini proses generate Proxy object dari SAP system selesai dilakukan

Class dan Object Proxy yang di hasilkan

Menggunakan Proxy Object

Setelah kita mengenerate SAP proxy object  kita dapat menggunakannya dengan mudah untuk berintegrasi dengan SAP server yang kita tuju.

Seperti tampak pada code dibawah ini :

//Devinisikan Connection String ke SAP Server

string cs = “ASHOST=IWDF9087 SYSNR=00 CLIENT=800 USER=C5022230 PASSWD=mysapcom”;

//Instansiasi Proxy object yang sudah kita generate

//dengan Connection String yang dituju

SAPProxy1 proxy = new SAPProxy1(cs);

//Siapkan variable penampung untuk table hasil query //dari SAP

BRFCKNA1Table tblCust = new BRFCKNA1Table();

//Panggil fungsi SAP yang dimaksud.

proxy.Rfc_Customer_Get(“”,”A*”, ref tblCust);

Kelebihan lain yang dimiliki oleh NCo adalah kemampuanya dalam melakukan databinding dengan object control yang dimiliki oleh .NET sehingga object tblCust bisa langsung di banding kedalam control yang ada di Visual studio .NET seperti berikut

MyDatagrid.Datasource = tblCust;

Ini sangat membantu mempercepat proses penampilan data kedalam control yang kita inginkan. Selain itu jika ada keperluan untuk melakukan konversi ke ADO.NET data table maka telah disediakan juga fungsi untuk melakukan konversi ToADOTable dan FromADOTable.

Demikian sedikit penjelasan tentang tools untuk melakukan integrasi dengan SAP dengan .NET menggunakan SAP .NET Connector semoga bermanfaat.

Source:
http://netindonesia.net/blogs/kiki/pages/3606.aspx

SAP .NET Connector Cara mudah berintegrasi dengan SAP R/3 System

SAP .NET Connector Cara mudah berintegrasi dengan SAP R/3 System

Bicara Aplikasi yang termasuk ERP tentunya setiap orang akan terpikir sebuah aplikasi yang boleh dibilang paling popular untuk level aplikasi ERP saat ini yaitu SAP.  SAP banyak digunakan di perusahaan perusahaan yang cukup mapan dalam hal bisnis prosesnya. Sehingga ketika kita mengimplementasikan SAP maka semua bisnis proses akan tehubung dengan baik dari mulai Sales and distribution, Production and Planning, Material Management, Finance and Accounting, Human resource dan lain sebagainya.

Namun pada prakteknya meski semua kebutuhan bisnis standar telah terakomodasi tetap saja untuk scenario bisnis tertentu SAP tidak dapat memenuhi kebutuhan dari USER sehingga dari sisi user dianggap perlu untuk melakukan interfacing dengan system SAP ini.

Sebagai contoh alasan kenapa dipandang perlu melakukan interface ini adalah adanya scenario bisnis dari user dimana data yang digunakan untuk mensuplay data didapat dari cabang yang tidak menggunakan SAP sehingga ada kesulitan dalam mekanisme Data entry dan uploadnya. Atau pengguna data dari SAP sendiri, seperti principal mereka menuntut laporan distribusi barang mereka secara online sedangkan mereka tidak menggunakan SAP, sehingga user perlu mengakomodasi mekanisme reportingnya.

Teknologi .NET

.NET sendiri merupakan platform teknologi termutakhir yang dikembangkan oleh Microsoft. Dengan .NET ini memungkinkan kita membuat aplikasi yang bisa dijalankan pada berbagai macam perangkat (device) seperti windows form (desktop), Web application, Mobile Application, Smart Client Application dan lainnya. Dengan .NET memungkinkan kita bisa membangun aplikasi dengan waktu pengerjaan yang sangat cepat dengan didukung oleh kemampuannya untuk dapat memprogram dengan berbagai bahasa pemrograman seperti VB .NET, C#, C++, J# dan lainnya. Sehingga proses adaptasi bagi developer sendiri akan sangat cepat.

Microsoft dan SAP melihat adanya peluang untuk memanfaatkan teknologi mutahir ini untuk dapat melakukan kolaborasi. .NET sebagai platform dari Microsoft dikembangkan bersama dengan SAP untuk dapat mempermudah proses kolaborasi ini sehingga user akan dengan mudah menciptakan aplikasi untuk kebutuhan bisnisnya dengan tetap menggunakan SAP sebagai back-end dari core aplikasinya.

Bagi SAP sendiri Microsoft merupakan partner yang potensial dimana microsft memiliki 95% partner dengan sedikit competitor. Selain itu hampir diatas 60% Server SAP yang digunakan oleh user dijalankan di atas Microsoft Windows operating system(berdasarkan data yang didapat dari SAP tech-ed 2004), sehingga cukup beralasan SAP menggandeng Microsoft untuk mengembangkan teknologi integrasi ini.

SAP .NET Connector

SAP .NET Connector dikembangkan oleh Microsoft-SAP team dimana dengan menggunakan Tools ini memungkinkan user diberi kemudahan untuk berintegrasi dengan SAP dengan memanfaatkan kelebihan yang dimiliki oleh .NET dan Visual Studio .NET IDE.

Meski banyak sekali teknologi yang bisa dipakai untuk berintegrasi dengan SAP, namun hampir semua teknologi (Java, C++, OLE) memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi khususnya dalam membuat code untuk berintegrasi dengan SAP. Sehingga untuk melakukan integrasi dengan SAP memerlukan pemahaman khusus tentang object yang digunakan.

SAP .NET Connector atau dikenal juga NCo memiliki kelebihan dibanding teknologi yang lain. Selain karena dijalankan diatas IDE dari visual studio .NET, SAP .NET Connector dilengkapi dengan proxy generator wizard yang memudahkan user untuk memilih function atau procedure apa yang hendak dibuat menjadi proxy object dari SAP RFC (remote function call) maupun BAPI (Business Application Programming Interface).

SAP .NET Connector berkomunikasi dengan mySAP technology menggunakan  RFC dan SOP layer dari SAP sehingga memungkinkan NCo dapat melakukan komunikasi dengan SAP secara realtime. Selain itu dengan menggunakan Soap sebagai protocol memungkinkan NCo dapat berkomunikasi  menggunakan Web service.

NCo Skema integrasi dengan SAP

Membuat SAP .NET Connector Object

Untuk membuat SAP Proxy object dengan SAP .NET Connector dapat dilakukan dengan cara :

-          Pertama tama kita harus menginstall SAP .NET Connector Component yang merupakan komponen add on dari visual studio .NET

-          Kemudian kita bisa membuat SAP proxy object dengan membuat project baru dengan project type C# dan project template SAP .NET Connector.

SAP .NET Connector Project Template

-          Setelah memberi nama dan lokasi dari SAP .NET Connector Proxy Object yang akan di genereate maka akan keluar wizard untuk mengenerate RFC atau BAPI mana saja yang akan kita bungkus menjadi object.

-          Pada wizard ini kita diminta untuk memilih Generater Dari mana SAP proxy object kita. Kita bisa pilih SAP Server kemudian kita tekan tombol Next.

SAP .NET Connector Wizard

-          Setelah kita tekan tombol next maka kita akan diminta untuk menentukan koneksi ke SAP system kita, kita bisa pilih system dari SAP kita kemudian nama server atau IP dari SAP server kita, kemudian Client ID dari SAP kita serta user ID dan Password. Kemudian kita tekan tombol next.

Memilih Logon Information untuk koneksi ke SAP Server

-          Setelah divalidasi koneksi yang kita isi sesuai dengan alamat dan otorisasi dari SAP Server kita maka kita bisa memilih fungsi dari SAP mana yang akan kita bungkin menjadi proxy object. Fungsi ini bisasaya berupa RFC atau BAPI dari SAP server yang kita maksud. Pada contoh ini kita pilih RFC_Customer_Get dan RFC_Customer_Update. Kemudian kita tekan tombol next

Menentukan RFC dan BAPI yang akan di generate menjadi proxy object

-          Setelah kita tekan tombol next maka akan tampil progress bar yang menunjukkan bahwa RFC atau BAPI yang kita maksud sedang di proses dan degenerate menjadi proxy object di .NET

-          Setelah proses generate dari proxy object ini selesai maka dari solution explorer di visual studio .net akan tampak file WSDL dari proxy object yang kita generate beserta nama function SAP dan object SAP yang digunakan sebagai parameter.

-          Object SAP yang merupakan parameter object akan dibungkus menjadi Class seperti pada gambar : fungsi SAP RFC_Customer_Get memiliki parameter table berupa object SAP BRFCKNA1. BRFCKNA1 sendiri dibungkus menjadi sebuah object yang disimpan di BRFCKNA1.cs.

-          Sedangkan BRFCKNA1Table object merupakan object collection dari BRFCKNA1.

-          Sampai disini proses generate Proxy object dari SAP system selesai dilakukan

Class dan Object Proxy yang di hasilkan

Menggunakan Proxy Object

Setelah kita mengenerate SAP proxy object  kita dapat menggunakannya dengan mudah untuk berintegrasi dengan SAP server yang kita tuju.

Seperti tampak pada code dibawah ini :

//Devinisikan Connection String ke SAP Server

string cs = “ASHOST=IWDF9087 SYSNR=00 CLIENT=800 USER=C5022230 PASSWD=mysapcom”;

//Instansiasi Proxy object yang sudah kita generate

//dengan Connection String yang dituju

SAPProxy1 proxy = new SAPProxy1(cs);

//Siapkan variable penampung untuk table hasil query //dari SAP

BRFCKNA1Table tblCust = new BRFCKNA1Table();

//Panggil fungsi SAP yang dimaksud.

proxy.Rfc_Customer_Get(“”,”A*”, ref tblCust);

Kelebihan lain yang dimiliki oleh NCo adalah kemampuanya dalam melakukan databinding dengan object control yang dimiliki oleh .NET sehingga object tblCust bisa langsung di banding kedalam control yang ada di Visual studio .NET seperti berikut

MyDatagrid.Datasource = tblCust;

Ini sangat membantu mempercepat proses penampilan data kedalam control yang kita inginkan. Selain itu jika ada keperluan untuk melakukan konversi ke ADO.NET data table maka telah disediakan juga fungsi untuk melakukan konversi ToADOTable dan FromADOTable.

Demikian sedikit penjelasan tentang tools untuk melakukan integrasi dengan SAP dengan .NET menggunakan SAP .NET Connector semoga bermanfaat.

Source:
http://netindonesia.net/blogs/kiki/pages/3606.aspx